AD (728x90)

10 Juli 2018

PEMUDA PERINDU SURGA

Berkarakter dan Berprestasi

DEFINISI PEMUDA
Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus webstersnya dengan kalimat: “the time of life between childhood and maturity; early maturity; the state of being young or immature or inexperienced; the freshness and vitality characteristic of a young person”. Dalam terjemahan bebasnya dapat diartikan; pemuda adalah rentang waktu antara usia kanak-kanak sampai dengan usia kematangan (kedewasaan).  Atau seseorang yang mengalami kedewasaan dengan usia dan pengalamannya. Sedangkan ciri khas dari pemuda itu sendiri adalah mereka yang memiliki semangat yang membara dan vitalitas (kemampuan) yang prima dalam melakukan sebuah pekerjaan.
Sedangkan dalam kerangka usia, WHO menggolongkan pemuda itu adalah mereka yang berusia 10 – 24 tahun (young people), sedangkan remaja atau adolescence adalah mereka yang berusia 10 -19 tahun.
Definisi yang berbeda ditunjukkan oleh Al Qur’an. Dalam kaidah bahasa Qur’ani, seorang pemuda atau yang disebut “asy-syabab” adalah mereka yang memiliki sifat dan sikap seperti yang tergambar dalam beberapa ayat dalam Al Qur’an:
1.       Surah  Yunus ayat 83
“Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir’aun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas.”
Pemuda menurut ayat ini adalah mereka yang memiliki keimanan dan keyakinan yang kuat terhadap agamanya. Seorang pemuda tidak gentar dengan ancaman, gangguan, dan rintangan yang menghadangnya. Keimanan dan keyakinan yang kokoh adalah syarat utama seorang pemuda.
2.       Surah Yusuf ayat 36
“Dan bersama dengan dia (Yusuf) masuk pula ke dalam penjara dua orang pemuda*. Berkatalah salah seorang diantara keduanya: “Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur.” Dan yang lainnya berkata: “Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebahagiannya dimakan burung.” Berikanlah kepada kami ta’birnya; sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang-orang yang pandai (mena’birkan mimpi).”
Ayat di atas menggambarkan bahwa salah satu ciri utama seorang pemuda adalah mereka yang memiliki rasa ingin tahu terhadap sebuah informasi. Ketika menemukan atau mengalami sesuatu yang baru, yang belum mereka ketahui, maka seorang pemuda bersegera untuk mencari dan menemukan apa sebenarnya yang terjadi dan apa manfaat atau hikmah dibalik peristiwa atau sesuatu yang ia temukan (alami).
3.       Surah Al Kahfi ayat 10
“(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdo’a: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”
Seorang pemuda hendaknya memiliki konsistensi yang tinggi dalam memegang teguh prinsip-prinsip yang telah diyakininya sesuai dengan ajaran agamanya.
4.       Surah Al Anbiya ayat 60
“Mereka berkata: “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim.“
Sifat berani menghadapi tantangan dan rintangan dalam melawan kebatilan adalah ciri utama seorang pemuda yang tergambar dalam ayat ini.
PEMUDA PERINDU SURGA
Nah, siapapun Anda yang sedang membaca tulisan ini, bila memenuhi satu diantara kriteria pemuda yang tersebut di atas berarti Anda layak disebut pemuda.
Sekarang, sebagai pemuda, apa impian terbesarmu? Suskes di dunia, mendapat pekerjaan bergengsi, menjadi manusia terkaya di muka bumi, terkenal di penjuru bumi, memiliki kekuasaan dan kedudukan tinggi?
Tidak masalah dan bukan hal tercela bila mimpimu melangit dunia seperti itu. Tetapi mimpi itu terlalu singkat akan membersamaimu. Sebatas dunia ini saja. Setelah ruh berpisah raga, berpisah pula semuanya darimu.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS. Ali Imran: 185)
Pemuda beriman seperti dirimu, layaknya bermimpi dan mencita-citakan sesuatu yang tak sirna dan memiliki nilai yang tak tertandingi. Apa itu? SURGA.
" Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar"(QS.At-Taubah:72)
Yah. Sebaik-baik cita-cita adalah memimpikan surga. Di dalamnya ada kenikmatan yang tak  ada samanya di dunia ini.
"Seorang pun tidak mengetahuinya apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan" (QS As Sajdah :17)
"Aku sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shaleh segala sesuatu yang tidak pernah terlihat oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia" (Hadits qudsi diriwayatkam Imam Bukhari dari sahabat Abu Hurairah)
"Diserukan oleh orang yang menyerukan 'wahai penduduk surga, sesungguhnya untukmu adalah kesehatan, maka kamu tidak akan sakit selamanya. Untuk kamu adalah kehidupan, maka kamu tidak pernah mati selama-lamanya. Untuk kamu selalu muda, maka kamu tidak akan tua selama-lamanya. Untuk kamu selalu bersenang-senang, maka kamu tidak akan susah selama-lamanya....dan seterusnya." (HR. Abu Hurairah)
Bagaimana? Apakah kabar singkat perihal surga di atas tak menarik hatimu tuk menjadi salah satu diantara penghuninya kelak?
JALAN KE SURGA
Masing-masing ada jalannya. Jangankan kebahagiaan, kesengsaraan pun punya jalan untuk sampai padanya.
Jalan-jalan ke surga telah Allah kabarkan semuanya. Tersebut dalam Qur’an dan Hadits.
Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai...” (QS. Al-Baqarah: 25)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Rabb mereka karena keimanannya; di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan. Do'a mereka di dalamnya ialah: "Subhanakallahumma", dan salam penghormatan mereka ialah: "Salam". Dan penutup doa mereka ialah: "Alhamdulilaahi Rabbil 'aalamin".: Yunus: 9-10
BERIMAN dan BERAMAL SHALEH itulah jalan hidup yang akan mengantarkan seorang hamba ke surga. Tanpa keduanya, sebanyak apapun upaya dan gaya tidak ada akan membawa pelakunya kemana-mana selain ke neraka.
"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan" (QS. Annisa :14)
Perihal bagaimana beriman dan beramal shaleh, keduanya sangat jelas dalam bentangan ayat-ayat Qur’an dan Hadits Rasulullah. Untuk memiliki iman dan amalan shaleh yang benar, keduanya mesti dipelajari dan dicari ilmunya.
Sebagai pemuda yang merindu surga, mari awali perjalanan cita-cita ini dari  BELAJAR ILMU SYAR’I.

-Orang yang bersungguh-sungguh ta’at kepada Allah, benar-benar Allah akan menunjukkan kepada mereka jalan pahala. Semua ini bisa dicapai dengan cara melaksanakan keta’atan pada semua hal. (Ibnu Abbas)-


Penulis: Heldiana Pahenna



© 2019 Website SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah. All rights resevered. Designed by Templateism