SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar : adalah Sekolah Menengah Atas, bernaung di bawah Dinas Pendidikan Nasional yang memadukan sistem kurikulum nasional dan kurikulum lokal berbasis agama Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist dengan pemahaman salaf serta memiliki keunggulan dengan memisahkan lokasi belajar untuk putra dan putri. Dengan meraih predikat akreditasi "A" dari Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah pada tahun 2016 akan terus berinovasi dalam membina dan mendidik siswa-siswi agar menjadi generasi muda yang berahklak mulia dan berprestasi

Sekolah Putra : Jl. Manggala Raya, kompleks Bambu-bambu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90234
Sekolah Putri : Jl. Antang Raya No.48, Antang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90234
SELAMAT KEPADA SISWA YANG LULUS SNMPTN-SBMPTN 2019

29 Maret 2018

Negara Kegemilangan Peradaban

Negara Ilmu Pengetahuan dan Kegemilangan Peradaban
(Serial Kegemilangan Peradaban Islam) 

Daulah Bani Abbasiyah adalah salah satu daulah yang pernah ada dalam sejarah peradaban Islam. Negara ini dipimpin oleh para khalifah yang kuat, seperi Abu Ja’far Al- Manshur, Harun Ar-Rasyid, dan Al-Makmun. Negara tersebut bertahan selama beberapa abad. Pada masa daulah ini, peradaban Islam mengalami kegemilangan. Sehingga peradaban tersebut mampu memimpin dunia selama beberapa abad. 

Pada saat itu peradaban Islam adalah peradaban yang terdepan. Universitasnya adalah tempat berkumpul para sarjana yang datang untuk menuntut ilmu. Baik dari Eropa maupun dari negeri lainnya. Pada saat itu, para ilmuwan Bani Abbasiyah adalah sosok-sosok yang terkenal dalam ilmu pengetahuan di seluruh dunia. Seperti Ibnu Hayyan, Ibnu Haitsam, Al-Biruni, Ibnu Sina, Az-Zahrawi, Al-Khawarizmi, Ibnu An-Nafis, Ibnu Rusyd, dan lain-lain. 

Karya-karya mereka adalah referensi utama bagi para ilmuwan di Timur dan Barat. Dalam bidang kedokteran “Al-Hawi” karya Ar-Razi, “Al-Qanun” karya Ibnu Sina, “At-Tashrif Liman ‘Ajaza ‘an At-Ta’lif” karya Az-Zahawi, “Al-Kulliyyat” karya Ibnu Rusyd, dan sebagainya. 

Ketika itu, bahasa Arab menjadi bahasa terdepan di dunia dalam masalah ilmu pengetahuan. Orang yang ingin mempelajari ilmu pengetahuan harus mahir berbahasa Arab. Bercakap-cakap dengan bahasa tersebut merupakan bukti tingkat wawasan yang tinggi. 

Keistimewaan peradaban Islam ketika itu adalah sifatnya yang komprehensif. Baik dalam segi peradaban maupun keelokan. Di dalam peradaban tersebut bertemu ilmu pengetahuan, sastra, dan kesenian. 

Selain itu, peradaban Islam pun memiliki sifat moderat dan keseimbangan. Di dalam peradaban tersebut bertemu ilmu dan iman, inovasi materi dan keluhuran ruhani, serta agama dan dunia. 

Demikianlah, umat Islam ketika itu memandang dunia sebagai penghubung agama. Materi merupakan bagian tidak terpisahkan dari ruhani. Keduanya tidak perlu dipisahkan. 

Dengan demikian, bagaimana bisa orang-orang berpendapat bahwa sejarah Islam adalah lembaran yang penuh dengan kekurangan dan penyimpangan? Bahkan, bagaimana mungkin ada orang yang berpendapat bahwa sejarah Islam adalah kegelapan yang sangat tebal? 

Bagaimana mungkin kita bisa melupakan peradaban tinggi yang hidup selama beberapa abad? Serta, bagaimana mungkin dari kegelapan akan lahir cahaya yang menerangi dunia, sehingga cahaya tersebut dipelajari oleh bangsa Eropa, lalu mereka mengambil asas-asas peradaban Islam, terutama metode eksperimen yang menjadi sebab kebangkitan Eropa? 

Barat bisa bangkit ketika bersentuhan dengan Timur, sehingga mereka bisa dibangunkan dari tidurnya yang panjang. Hal tersebut terjadi terutama ketika mereka bertemu dengan Timur-Islam melalui beberapa jalan; terutama melalui peperangan.

Kita harus ingat, bahwa umat Islam pernah mendirikan peradaban di Spanyol selama delapan abad. Hingga akhirnya peradaban tersebut hilang karena fanatisme musuh dan kecondongan terhadap dunia yang berlebihan. Sehingga, tidak ada sedikit pun juga peninggalan umat Islam yang tersisa di sana. 

Heldiana (Disadur dari buku Distorsi Sejarah Islam karya DR. Yusuf Al-Qaradhawi)