SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar : adalah Sekolah Menengah Atas, bernaung di bawah Dinas Pendidikan Nasional yang memadukan sistem kurikulum nasional dan kurikulum lokal berbasis agama Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist dengan pemahaman salaf serta memiliki keunggulan dengan memisahkan lokasi belajar untuk putra dan putri. Dengan meraih predikat akreditasi "A" dari Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah pada tahun 2016 akan terus berinovasi dalam membina dan mendidik siswa-siswi agar menjadi generasi muda yang berahklak mulia dan berprestasi

Sekolah Putra : Jl. Manggala Raya, kompleks Bambu-bambu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90234
Sekolah Putri : Jl. Antang Raya No.48, Antang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90234
SELAMAT KEPADA SISWA YANG LULUS SNMPTN-SBMPTN 2019

31 Maret 2018

Mekanisme Baru Pengajuan NUPTK

Bagi setiap guru atau tenaga kependidikan (GTK), memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) seakan-akan menjadi sebuah keharusan sebab menjadi penanda identitas resmi serta merupakan nomor referensi personal  yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan program peningkatan kualitas dan kapasitas guru dan tenaga kependidikan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Bahkan bagi Direktorat terkait di Kemendikbud, NUPTK menjadi prasyarat tersalurnya segala bentuk bantuan pendidikan terutama yang berkaitan dengan peningkatan mutu dan kesejahteraan.  Namun demikian, mengingat pentingnya hal tersebut ternyata belum semua guru dan tenaga kependidikan memiliki NUPTK baik mereka yang berstatus PNS atau Non PNS. Ini mengakibatkan program-program yang ada tidak secara menyeluruh dapat dirasakan oleh GTK, padahal begitu bermanfaat dalam mengembangkan profesionalisme kerja terutama bagi mereka yang berstatus sebagai guru.

Menyadari hal tersebut pihak Kemendikbud telah mengeluarkan kebijakan perihal pengajuan NUPTK dalam rangka memfasilitasi guru yang belum memiliki. Di tahun 2016, berdasarkan surat resmi Dirjen GTK tentang syarat dan mekanisme pengajuan NUPTK Nomor : 14652/B.B2/PR/2015, maka dimulailah proses pengajuan NUPTK melalui sistem berbasis online dengan menggunakan apllikasi vervalptk (http://vervalptk.data.kemdikbud.go.id) yang pengelolaannya dipercayakan kepada penanggung jawab verval GTK dan NUPTK pada tingkat satuan pendidikan (biasanya oleh operator sekolah) dan penanggung jawab verval di tingkat dinas oleh operator GTK dinas pendidikan.

Seiring berjalannya waktu, sistem pengajuan NUPTK yang sudah ada akhirnya dilakukan evaluasi pada sisi konsep mekanisme pengajuan serta pengelolaan tahapan verval. Pada akhirnya setelah mendapatkan masukan serta pertimbangan dari berbagai pihak maka dibuatlah mekanisme pengajuan NUPTK yang baru menggantikan mekanisme yang telah ada sebelumnya. 

Dengan diterbitkannya Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018, maka proses pengajuan NUPTK yang baru akhirnya dimulai. Ada beberapa hal yang perlu diketahui berkaitan aturan ini antara lain: 1. Untuk Non PNS yang diangkat oleh yayasan maka semua guru dengan status kepegawaian yang ada bisa mengajukan NUPTK selama telah bertugas minimal 2 tahun (sebelumnya dikhususkan hanya untuk GTY); 2. Pengelolaan verval untuk approve NUPTK di tingkat Dirjen GTK dialihkan pengelolaannya ke LPMP atau  BP PAUD-Dikmas, sehingga untuk klaim berkaitan dengan penerbitan NUPTK tidak perlu lagi mendatangi kantor Kemendikbud di Jakarta namun cukup di wilayah masing-masing melalui LPMP atau BP PAUD-Dikmas; 3. Ada penambahan menu pengelolaan yakni reaktivasi NUPTK. Inilah beberapa poin mendasar yang terdapat pada mekanisme saat ini.

Dengan demikian diharapkan perhatian dari semua guru dan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan kesempatan yang ada agar tujuan pengembangan profesionalisme sebagai GTK bisa terwujud melalui program-program yang dicanangkan Kemendikbud atau instansi pemerintah lainnya yang mengacu pada kepemilikan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Admin.

Info tentang Mekanisme dan Syarat Pengajuan NUPTK lebih detail berikut ini:
Download Persesjen Nomor 1 tahun 2018 tentang pengajuan NUPTK atau kunjungi http://gtk.data.kemdikbud.go.id/Home/Syarat