SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah Makassar : adalah Sekolah Menengah Atas, bernaung di bawah Dinas Pendidikan Nasional yang memadukan sistem kurikulum nasional dan kurikulum lokal berbasis agama Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist dengan pemahaman salaf serta memiliki keunggulan dengan memisahkan lokasi belajar untuk putra dan putri. Dengan meraih predikat akreditasi "A" dari Badan Akreditasi Sekolah dan Madrasah pada tahun 2016 akan terus berinovasi dalam membina dan mendidik siswa-siswi agar menjadi generasi muda yang berahklak mulia dan berprestasi

Sekolah Putra : Jl. Manggala Raya, kompleks Bambu-bambu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90234
Sekolah Putri : Jl. Antang Raya No.48, Antang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90234
PENGUMUMAN KELULUSAN 2019 SMAIT WAHDAH ISLAMIYAH

19 Desember 2017

Porseni, Ini yang Unik Tahun Ini


Makassar-SMA Islam Terpadu Wahdah Islamiyah. Porseni biasanya menjadi ajang tahunan bagi para siswa untuk aktualisasi diri. Akronim dari pekan olahraga dan seni ini menjadi salah satu ajang yang dinanti-nanti bukan hanya siswa tetapi sebenarnya juga guru. Pembina OSIS, Mansyur, S.Pd. menyatakan bahwa para pemenang nantinya akan dilirik untuk dibina dan diikutkan pada berbagai lomba lainnya di luar sekolah. Yah, tentunya akan lebih seru dan menantang.
Lomba dibagi dalam dua kategori, yaitu indoor dan outdoor. Beberapa di antaranya adalah tahfidz, tartil, kultum bahasa Indonesia dan Inggris, puisi islami, rangking 1, scrable, futsal, voli, dan tarik tambang.   
Berbeda dengan sebelum-sebelumnya, porseni kali ini bisa dikatakan unik. Kenapa? Berikut ini beberapa keunikan porseni SMA IT Wahdah Islamiyah.

1.        Bersama semangat bela Palestina

Porseni dibuka secara resmi oleh Kepala SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar, Ust. Darmi, S.Ag., M.Pd.I. Pembukaan ini dirangkaikan dengan pemasangan ikat kepala dan pembagian poster kepada para siswa untuk selanjutnya mengikuti Aksi Bela Palestina di Tribun Karebosi. Dalam sambutannya, beliau memotivasi siswa untuk sungguh-sungguh belajar utamanya memperdalam bahasa Arab dan Inggris. Kepala sekolah menegaskan bahwa pihak Wahdah Islamiyah telah menjalin kerja sama atau kesepakatan dengan beberapa kampus di luar negeri untuk lanjut studi. Negera tujuan antara lain, Saudi Arabia, Sudan, Mesir, Turki, dan Malaysia.

2.        Mobilisasi siswa mengikuti aksi

Meskipun tidak langsung berlaga setelah pembukaan, puluhan siswa tampak sangat antusias mengikuti Aksi Bela Palestina ini. Mereka berangkat bersama guru menggunakan angkot ke Masjid Al Markaz sebagai titik kumpul dan titik long march menuju Tribun Karebosi. Jutaan umat Islam di berbagai tempat turun ke jalan pada pekan ini untuk menyuarakan dukungan atas kemerdekaan Palestina dan protes terhadap pernyataan Donald Trump yang mengakui Al-Quds atau Yerusalem sebagai Ibu kota Israel.

3.        Lintas generasi

Panitia Porseni kali ini dimotori oleh para ikhwan kelas XII meskipun amanah mereka di OSIS telah usai. Loh, kok...?  Ya, sebenarnya Mubes tahun ini dipercepat. Alasannya adalah agar siswa kelas XII bisa lebih fokus belajar untuk menghadapi UNBK dan UAS, juga jika mereka sudah menaruh hati pada satu kampus tertentu. Nah, sekaranglah saatnya ngepoin kampus tersebut dan mempersiapkan tes-tesnya dengan sebaik-baiknya. 

Galeri Porseni 2017